Benarkah dengan dana yang minim akan menjadi hambatan dalam kita berkerja ? tentu saja jawabanya akan bisa di tebak ,ada beraneka ragam jawaban berserta alasan ini semua berdasarkan di posisi mana mereka berdiri, cara memandang dari sudut kanan tentu berbeda dengan yang memandang dari sudut kiri.. Dari keaneka ragaman pendapat itu tentu saja yang lebih bijak dipakai adalah pendapat yang mendekati logika artinya pendapat ini dapat di terima dan memiliki nilai lebih dan dapat di pertanggung jawabkan dari pendapat yang lain ..
Tidak kita pungkiri dana mempunyai nilai yang sangat penting dalam menunjang suatu perkerjaan namun jangan kita lupa dana dapat juga menjadi sumber bencana ...
'' Wajar bila Seorang anak meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli sesuatu namun akan menjadi tidak wajar bila si anak tidak di beri ,maka si si anak akan mengancam orang tuanya untuk tidak masuk sekolah "
'' Wajar bila Seorang anak meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli sesuatu namun akan menjadi tidak wajar bila si Orang Tua langsung memaki-maki sianak tanpa memberi alasan yang jelas "
Terkadang kita menjadi naik darah ketika apa yang sudah di putuskan oleh para petinggi suatu instasi tiba-tiba saja terjadi pengurangan suatu anggaran,atau SPPD tidak sesuai dengan apa yang kita sudah kerjakan ..Pertanyaan apakah kita harus mogok kerja ? Demo, jawabanya adalah'' Wajar bila Seorang anak meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli sesuatu namun akan menjadi tidak wajar bila si anak tidak di beri maka si si anak akan mengancam orang tuanya untuk tidak masuk sekolah "...pahamkan....
Nah dikala kita Meminta penjelasan pada petinggi yang terkait dengan masalah Keuangan Haruskah di jawab dengan makian..itu sudah tugasmu, kamu ini maunya apa ? jawanya '' Wajar bila Seorang anak meminta uang kepada orang tuanya untuk membeli sesuatu ,namun akan menjadi tidak wajar bila si Orang Tua langsung memaki-maki sianak tanpa memberi alasan yang jelas "he..he..
Kalau ada yang seperti ini yah keduanya sama gobloknya..yang satu cepat meraju yang satu marah-marah , banyak cara untuk menyapaikan sesuatu dengan tidak meninggalkan tatakrama dan kesopanan ...jadilah Orang Tua yang bijak ..dan jadilah anak yang sopan....jadilah Petinggi yang dapat memahami orang yang ada di lapangan dan jagalah mulut untuk tidak mengucapkan kata-kata ancaman dan jadilah bawahan yang baik dan tidak selalu menuntut itu dan ini ,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar